You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Komunitas Desa Garut

Kec. Tarogong Kidul, Kab. Garut, Prov. Jawa Barat
Info

KONDISI EKONOMI


  1. Sumber penerimaan desa lainnya, Sumber pendapatan desa adalah dari tanah carik dan insentif.
  2. Transportasi perhubungan, Panjang jalan utama desa Sindangsari dengan 15 Km adapun transportasi yang digunakan oleh masyarakat adalah jasa ojeg, Sarana informasi dan komunikasi yang digunakan penduduk desa Sindangsari adalah telepon genggam (Hand Phone), dan Wifi Diskominfo Garut serta Wifi Desa.
  3. Pengairan dan irigasi, Kondisi pengairan dan irigasi di desa Sindangsari sangatlah tidak bisa diandalkan, disatu sisi kondisi irigasi sendiri yang tidak terpelihara karena masih konvensional, kedua gunung sebagai penampung air, kondisinya cukup memprihatinkan karena hampir semua gunung yang mengelilingi desa Sindangsari gundul, hal ini diakibatkan oleh perambahan atau pembalakan. Kondidisi tersebut, mengakibatkan hampir semua irigasi hanya terairi ketika musim hujan. Padahal penduduk sebagian besar menggantungkan hidupnya pada hasil bumi seperti sawah, ladang dan kolam.  
    Permasalahan tersebut haruslah kita sikapi secara nyata dan penuh tanggung jawab, ini adalah tanggung jawab kita bersama yang harus di selesaikan secara bersama, mengingat air adalah sumber kehidupan bersama.
  4. Air bersih 
    Pengguna sumber air bersih kami tabelkan dibawah ini

Tabel 2

Jumlah air bersih yang digunakan oleh masyarkat

Desa Sindangsari  Tahun 2020

No

Jenis sumber air bersih yang digunakan oleh masyarkat

Jumlah KK Pengguna

Persentase (%)

1

PAM

0

0

2

Sumur Pompa

0

0

3

Artesis 

0

0

4

Sumur gali

17

1,20

5

Fasilitas air bersama

131

8,5

6

Mata Air

378

24,5

7

Sungai/Kali

1.016

65,8

Sumber: data Desa Sindangsari

5. Air limbah

Pertama Air limbah yang dihasilkan dari limbah rumah tangga seperti nyuci, kakus, dan lain sebaginya masayarkat menggunakan diantaranya Jamban Umum, sepictank, bahkan ada yang kesungai, namun mayoritas pembuangan limbah jenis ini menggunakan jamban.

Kedua air limbah yang dihasilkan bukan dari kegiatan rumah tangga seperti penggilingan padi, ternak dan lain sebagainya kebanyakan dibuang kesolokan yang dialirkan ke sungai.

6. Energi

Hampir 97 % rumah yang berada di desa Sindngsari sudah teraliri listrik milik PLN, hanya ada beberapa masyarakat yang belum tersambung listrik secara langsung dikarenakan faktor ekonomi. Pada umumnya masyarakat yang belum mampu memasang listrik secara langsung mengambil dari tetangganya. Kesimpulannya seluruh masyarakat desa Sindangsari dalam penerangan sudah menggunakan listrik.

7. Musim

Seperti daerah Jawa Barat pada umunya, desa Sindangsari mengenal dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau.

 

Bagikan artikel ini:
Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)
Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)
CAPTCHA Image
Isikan kode di gambar